Panduan Lengkap Tipe Data Pada Java

Assalamualaikum wr.wb, Pada kali ini kita akan mempelajari mengenai Belajar mengenai Tipe Data Pada Java, karena pada artikel ini membahas mengenai Variabel Pada Java sampai Tipe Data Reference jadi artikel ini lebih cocok untuk belajar pemrograman java bagi pemula tentunya untuk lebih mengenal mengenai tipe data pada java.

Pada panduan belajar dasar pemrograman java ini, kita akan mempelajari mengenai dasar- dasar yang tentunya haru kita pahami terlebih daluhu mengenai tipe data pada java sebelum kita mempelajari pada tinggal yang lebih rumit lagi.
Lalu apa saja yang akan kita pelajari pada artikel Panduan Lengkap Tipe Data Pada Java ini?
Silahkan teman - teman simak point- point pembahasan dibawah ini:
  • Penjelasan lengkap mengenai Tipe Data
  • Penjelasan lengkap mengenai Tipe Data Primitif
  • Penjelasan lengkap mengenai Tipe Data Reference
Setelah teman - teman mengetahui point -point apa saja yang akan kita bahas dan pelajari pada artikel kali ini, sehingga teman -teman mudah untuk memahaminya.

Pendahuluan

Panduang ini sangat penting untuk kita pahami karena ini merupakan panduan belajar dasar pemrograman java yang admin buat selengkap - lengkapnya.

Tentunya jika teman - teman akan berkecimpung dalam dunia pemrograman java, tentunya teman - teman harus memahami terlebih dahulu seperti apakah bahasa pemrograman java itu. Mulai dari bagaimana struktur dalam bahasa pemrograman java sampai Bagaimana menggunakan fungsi - fungsi basic programming yang dimiliki bahasa pemrograman java ini. 

Oleh karena itu admin mengemas pembahsan ini mengenai point  - point berikut ini:
  1. Struktur Dasar, Struktur dasar ini memegang peran yang sangat penting serta tentunya wajib untuk kita pahami dan kuasai.
  2. Tipe Data, Didalam semua bahasa pemrograman tentunya ada yang dinamakan dengan tipe data, tipe data inilah yang digunakan untuk menampung konten atau data yang berbeda. Tentunya ada 8 buah tipe data yang terdapat dalam bahasa pemrograman java ini yaitu: char, float, int, double, long, boolean, short dan byte. yang tentunya dari tiap - tipe tipe data tersebut mempunya kegunaan dan kelebihannya masing- masing.
  3. String, Selain tipe data primitif tentunya tipe data ini memiliki peran yang cukup penting juga karena tipe data ini banyak digunakan oleh para programmer dalam menyimpan nilai berupa huruf atau angka bahkan berupa kata, string ini juga merupakan pokok dasar yang perlu teman - teman pahami dan pelajari.
  4. Operator, Selain tipe data yang mempunyai peran yang sangat penting, tentunya Operator juga tidak kalah pentingnya, dikarenakan operator ini dapat meliputi operasi- operasi artimatika dasar contohnya: Perkalian, pembagian, penambahan, pengurangan, tentunya operator ini bukan hanya meliputi aritmatika dasar saja tetapi juga mencangkup operator- operator yang lainnya seperti operator unary, equality, relational, condition dan assignment.
  5. Fungsi Input dan Output, Tentunya fungsi ini memiliki peran yang cukup penting juga, karena fungsi ini merupakan hal yang penting agar kita dapat berinteraksi dengan program yang telah kita buat. Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari beberapa komponen dasar yang tentunya dapat menerima inputan dari user serta komponen yang dapat menampilkan data kepada user.
  6. Percabangan, Tentunya dalam sebuah perogram yang baik pasti akan menemukan percabangan atau menerapkan konsep percabangan ini, dikarenakan jalannya suatu program tentunya pasti akan bergantung kepada kondisi yang dipilihnya, Oleh karena itu tentunya kita memerlukan percabangan ini yang difungsikan sebagai statement yag dapat mengontrol jalannya suatu kode program sesuai dengan kondisinya atau kita dapat menyebutnya dengan nama control flow statement.
  7. Perulangan, Perulangan ini merupakan suatu code yang dapat kita gunakan untuk mempersingkat kode program dan dapat berjalan dengan sendirinya, kode perulangan ini gidunakan untuk mengulang beberapa instruksi yang kita tentukan , seperti while, for dan do-while.
  8. Array, merupakan suatu kumpulan data yang terdapat antara tanda [] yang dimasukan dalam satu objek, Pada pembahasan kali ini kita akan mempelajari mengenai pembuatan array serta pengaplikasiannya dalam suatu program.


1. Tipe Data

Bahasa pemrograman java merupakan suatu bahasa pemograman yang strongly typed, tentunya kita tidak bisa mengabaikan tipe data. teman- teman tentunya harus mengetahui data seperti apa saja yang disimpan kedalam variabel. Bahasa pemrograman java juga bersifat statically typed, itu artinya setiap variabel dari bahasa pemrograman java harus dideklarasikan terlebih dahulu sebelum teman - teman gunakan.

Tentunya setiap bahasa pemrograman mempunyai aturan - aturan tersendiri dalam menuliskan variablenya. Begitupun pada bahasa pemrograman java, Pada setiap variabel harus dideklarasikan terlebih dahulu  tipe datanya, Tipe data ini tentunya digunakan untuk dapat menentukan jenis nilai yang akan disimpan atau ditampung dalam variabel tersebut. Tentunya terdapat 2 (dua) jenis tipe data yang terdapat pada java, yaitu tipe data referentif dan tipedata primitif. Untuk itu kita akan membahasa masing- masing komponen dalam keduanya.

2. Tipe Data Primitif

Tipe data ini merupakan tipe data standar yang diturunkan dari objek manapun. Tipe data primitif tentunya telah ditentukan dengan kata kuncinya masing- masing. ada 8 buah tipe data primirif yang didukung oleh bahasa pemrograman java, adalah:

1. Bite
Tipe data ini merupakan tipe data yang dapat menampung angka dalam range yang kecil karena ini berbasis 8 bit. nilai maksimum dan minimum dari tipe data ini adalah 127 dan -128 . Tipe data byte ini juga memuiliki nilai default yaitu 0. Ini dapat digunakan untuk menghemat penyimpanan ruang dalam suatu array yang besar, paling utama pada bilangan bulat, karena 1(satu) byte nilainya 4 (empat kali) lebih kecil dari nilai int.
byte a = 12; byte b = -12;
2. Short
Tipe data ini merupakan tipe data integer berbasis 16 bit, yang tentunya digunakan untuk menampung angka - angka dalam range menengah, yaitu antara 32,767 dengan nilai terkecilnya -32,768. Sama seperti tipe data bite nilai defaultnya adalah 0. Tentunya tipe data ini juga dapat menghemat memori seperti tipe data byte namun hanya 2 kali lebih kecil saja dari tipe data int.
short a = 17000;
short b = -22000;

3. Int
Tipe data ini tentunya paling sering digunakan dalam bahasa pemrograman java karena dapat merepresentasikan angka dalam bahasa pemrograman java. Tipe data ini juga tentunya sering digunkan dalam indeks maupun dalam struktur pengulangan sebuah array.

Pada tipe data int ini tentunya dapat menyimpan angka dalam rang yang cukup besar karena tipe data ini berbasis 32 bit, untuk rangnya sendiri antara -2,147,483,648 sampai dengan 2,147,483,647 dengan nilai default 0. tentunya jika kita tidak memerhatikan penyimpanan memori kita maka tipe data inilah yang akan sering kita pakai
int a = 170000;
int b = -220000;

4. Long
Tipe data long merupakan tipe data integer yang lebih besar jika kita bandingkan dengan tipe data integer biasa, Karena tipe data ini berbasis 64bit dan dapat menyimpan angka dalam range yang sangat besar yaitu antara -9,223,372,036,854,775,808 sampai 9,223,372,036,854,775,807. Tipe data long ini memiliki nilai default yaitu 0L.

5. Float
Tipe data float ini merupkan tipe data yang biasa digunakan untuk dapat menampung angka desimal, atau bisa kita sebut dengan bilangan pecahan, dengan nilai defaultnya adalah 0.0f
float a = 3.5f;

6. Double
Tipe data ini merupakan sebuah tipe data yang hampir mirip dengan tipe data float, namun tentunya memiliki kapasitas yang jauh lebih besar . untuk nilai defaultnya yaitu 0.0d.
double a = 5.0;

7. Boolean
Boolean ini merupakan tipe data yang hanya memiliki 2 macam nilai saja, yaitu true dan false, Untuk nilai defaulnya sendiri yaitu false.
boolean a =  true;
boolean b = false;

8. Char
Tipe data char merupakan tipe data yang dapat digunakan untuk menampung suatu karakter. nilai karakter  tersebut tentunya dibungkus ke dalam tanda ' '. (petik satu).
char item = 'A'
Selanjutnya kita akan belajar mengenai Tipe Data Reference, silahkan teman - teman simak pembahasan dibawah ini:

3. Tipe Data Reference

Tipe data ini merupakan tipe data yang merujun kedalam sebuha tipe data yang merujuk kedalam suatu objek ataupun suatu instance dari sebuah class. Tentunya ada salah satu tipe data yang termasuk kedalam tipe data reference yaitu string. Tipe data string ini menunjukan kedalam instance dari class java.lang.String. Bukan hanya itu kita juga dapat membuat tipe data sendiri. Untuk contohnya yaitu ketika kita memiliki sebuah pengguna atau users. tentunya kita dapat membuat variabel baru degnan tipe data class Users tersebut. Tentunya kita perlu untuk membuat instance dari suatu kelas tersebut.
Users user = new Users();
  
Dengan begitu tentunya kita dapat mengakses semua serta fungsi yang terdapat dalam kelas Users tentunya dengan menggunakan variabel User.

Mungkin sampai disini yang dapat admin bagikan mengenai Panduan Lengkap Tipe Data Pada Java, semoga artikel ini dapat memberikan kita wawasan yang luas mengenai tipe data pada pmrograman java, serta semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi para pembacanya.

terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini mengenai Panduan Lengkap Tipe Data Pada Java, Semga bermanfaat salam success ;)

By : Muhammad Rizal Supriadi

0 Response to "Panduan Lengkap Tipe Data Pada Java"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel