Mengenal Basis Data PHP: Mengapa Harus Menggunakan MySQL

Assalamualaikum, Pada tutorial kali ini akan membahas mengenai Mengenal basis data pada PHP serta mengapa kita harus menggunakan database Mysql. Dalam pembuatan suatu website yang dinamis tentunya kita memerlukan suatu sistem yang didalamnya dapat berinteraksi dengan basis data atau database. Basis data tersebut digunakan untuk menyimpan data baik pada sisi server maupun sisi client. Pada pembahasan kali ini kita akan membahas secara lengkap Mengenal basis data pada PHP serta mengapa harus menggunakan database Mysql.

Baca Juga: Panduan Lengkap Belajar PHP

Oke, langsung saja kita mulai pada pembahasannya. Silahkan kalian simak pembahasan dibawah ini.

Diantara jenis sistem eksternal yang paling utama dan penting tentunya yang dibuat untuk dapat mengelola basis data. Selama beberapa tahun yang lalu, sektor dunia basis data ini telah sangat didominasi oleh MySQL.

MySQL merupakan basis data yang dapat digunakan secara geratis, karena bersifat open-source, serta kucup kuat untuk menangani basis data dalam jumlah yang banyak. Basis data MySQL ini juga sangat fleksibel serta dapat diandalkan dan dalam mengatur koneksinya hanya membutuhkan beberpa menit saja.

MySQL juga dapat digunakan sebagai basis data dalam bahasa pemrograman PHP. Dengan kombinasi tersebut situs website dan aplikasi web terkuat dan terbaik dibuat serta disajikan kepada penggunanya. Bagi mereka yang kode dalam pemrograman PHP, basis data Mysql memberikan kemungkinan untuk menggunakannya sebagai lintas flatform. Itu tentunya membuat pekerjaan mereka lebih mudah dan dalam pendekatannya menjadi lebih fleksibel.

Ada beberapa point yang akan admin bahas pada kesempatan kali ini, kalian dapat simak point- point pembahasannya dibawah ini:
  • Tips Utama Basis Data PHP
  • Penjelasan Sistem Basis Data
  • Apakah Query Basis Data itu?
  •  Cara untuk Download MySQL
  • Kesimpulan Basis Data PHP
Untuk pembahasannya silahkan kalian simak pembahasan dibawah ini.

Apa itu MySQL

Basis Data MySQL merupakan sistem managemen basis data relasional yang dipulikasikan secara open- source (RDBMS) dengan penggunaan client server model. Sedangkan RDBMS sendiri merupakan software untuk dapat membuat serta mengelola basis data berdasarkan pada model relasional. Mengapa basis data ini dikatakan open- source?

Pada suatu software atau tool dikatakan open source, maka itu artinya kalian bebas menginstall serta mengembangkannya, menggunakan bahkan dapat memodifikasinya. Tentunya MySQL ini menyediakan lisensi yang berbayar tersedia bagi kalian yang menginginkan performa dan fleksibilitas terhadap kepemilikan dan bantuan tingkat lanjut atau dapat dikatakan premium.

Tips Utama Basis Data PHP

  • Basis Data MySQL merupakan cara standar untuk dapat menyimpan data secara online dan permanen. Tentunya ini juga sangat ideal untuk pengembangan aplikasi dari berbagai ukuran.
  • Di antara mereka yang menggunakan bahasa pemrograman PHP, sistem basis data MySQL merupakan yang paling populer, meskipun bahasa pemrograman PHP ini memungkinkan penggunaan berbagai basis data.
  • Basis Data MySQL merupakan multi- flatform yang harus dijalankan pada sisi server. Pada Basis data MySql menggunakan sintaks SQL pada umumnya atau standar.
  • Hal yang paling mendasar dari banyaknya penggunaan basis data ini adalah ini gratis dan dapat diunduh dan gidunakan oleh siapa saja.
  • Menggunakan Basis Data MySQL, para perogrammer PHP dapat menyimpan datanya dalam tabel yang terdiri dari kolom serta baris.

Penjelasan Sistem Basis Data

Membuat koneksi dari bahasa pemrograman PHP ke basis data MySQL saat ini merupakan standar industri untuk dapat menyimpan data dalam pengguan listas platform. Lihat contoh pada script dibawah ini untuk melihat cara kerjanya.
<?php
  $server = 'server';
  $user = 'user';   
  $pass = 'pass';
  $db = 'db';
  try {    
    $con = new PDO("mysql:host=$server;db=$db", $user, $pass);
    // PDO mode kesalahan diatur ke pengecualian
    $con->setAttribute(PDO::ATTR_ERRMODE, PDO::ERRMODE_EXCEPTION);
    // Transaksi dimulai
    $con->beginTransaction();
    // our SQL statements
    $con->exec("INSERT INTO users (name, surname, e_mail) VALUES ('Forum', 'koding', 'forumkoding@example.com')");
    $con->exec("INSERT INTO users (name, surname, e_mail) VALUES ('Rizal', 'supriadi', 'rizal@example.com')");
    $con->exec("INSERT INTO users (name, surname, e_mail) VALUES ('Step', 'John', 'step@example.com')");
    // commit the transaction
    $con->commit();
    echo "Created new records.";    
  } catch(PDOException $err) {
    // roll kembali transaksi jika ada yang gagal
    $con->rollback();
    echo "Error message: " . $err->getMessage();
  }
  $con = null;  
?>
Selanjutnya kita akan beralih ke pembahasan apakah query basis data itu? silahkan perhatikan pembasahan dibawah ini.

Apa Query Basis Data Itu?

Ketika kalian membuat koneksi pada bahasa pemrograman PHP ke basis data MySQL, kalian akan mulai mengeksekusi query. Query pada dasarnya merupakan permintaan untuk menerima data ari basis data pemrograman PHP yang kalian gunakan melalu MySQL.

Kita tentunya dapat menggabungkan sistaksis bahasa pemrograman PHP dan SQL untuk membuat suatu permintaan ke basis data dan menerima data, yang pada kemudian dapat diproses dalam benruk array dan varibel.

Mari kalian lihat contoh sederhana penerapan Query. Kalian akan melihat itu menggunakan sintak SQL yang standar:
<?php
  $server = 'server';
  $user = 'user';   
  $pass = 'pass';
  $db = 'db';
  try {    
    $con = new PDO("mysql:host=$server;db=$db", $user, $pass);
    // PDO mode kesalahan diatur ke pengecualian
    $con->setAttribute(PDO::ATTR_ERRMODE, PDO::ERRMODE_EXCEPTION);
    // Transaksi dimulai
    $con->beginTransaction();
    // our SQL statements
    $con->exec("INSERT INTO users (name, surname, e_mail) VALUES ('Forum', 'koding', 'forumkoding@example.com')");
    $con->exec("INSERT INTO users (name, surname, e_mail) VALUES ('Rizal', 'supriadi', 'rizal@example.com')");
    $con->exec("INSERT INTO users (name, surname, e_mail) VALUES ('Step', 'John', 'step@example.com')");
    // commit the transaction
    $con->commit();
    echo "Created new records.";    
  } catch(PDOException $err) {
    // roll kembali transaksi jika ada yang gagal
    $con->rollback();
    echo "Error message: " . $err->getMessage();
  }
  $con = null;  
?>

Kesimpulan Basis Data PHP

  • MySql merupakan suatu sistem managemen basis data yang digunakan untuk mengelola basis data didalam suatu website. Pada sistem managemen basis data tentunya mempunyai banyak fitur. Selain itu untuk installasi dan penggunaan dalam bahasa pemrograman PHP sangatlah mudah sehingga memeberikan kemudah kepada para pengguna untuk cepat memahaminya. 
  • Basis data Mysql, bebas untuk digunakan dan dikembangkan, kompatibel dengan sebagian platform dan server, dan karena itulah basis data ini menjadi sangat populer.
  • Basis data ini terbilang aman dan sangat kuat, yang membuatnya sempurna untuk dapat menyimpan sejumlah data yang sangat besar untu periode waktu yang lama.
  • Basis data MySQL tentunya membutuhkan server dan mematuhi aturan sintaks SQL biasa. Data yang terkandung dalam tabel, yang termuat dalam kolom dan baris.
Munkin admin kucupkan pada pembahasan kali ini, mudah mudahan pembahasan yang admin berikan dapat bermanfaat dan memberikan pengetahuan bagi para pembaca.

Terimakasih kalian sudah berkunjung dan membaca artikel kali ini mengenai Mengenal Basis Data PHP: Mengapa Harus Menggunakan MySQL, Semoga bermanfaat -- Salam Success :)

By: Muhammad Rizal Supriadi

0 Response to "Mengenal Basis Data PHP: Mengapa Harus Menggunakan MySQL"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel